Mengatasi Manajemen Stress Di Tempat Kerja

Tanda gejala ciri seseorang sedang mengalami stres dapat dilihat di dalam hal perilaku sosial dan juga fisik serta juga dapat nampak pada mentalnya pula. Termasuk juga penyebab stres di tempat kerja dan juga cara mengatasinya perlu juga diketahui. Karena memang dengan adanya dan timbulnya stres di tempat kerja menjadi suatu persoalan yang serius bagi perusahaan yang bersangkutan karena hal ini akan dapat menurunkan kinerja karyawan dan perusahaan.

Tuntutan pekerjaan dan peran serta deadline penyelesaian tugas pekerjaan yang semakin beragam bisa menjadikan sumber stres dan kadang bertentangan satu dengan yang lain, masalah keluarga, beban kerja yang berlebihan, dan masih banyak tantangan lainnya yang membuat stres menjadi suatu faktor yang hampir tidak mungkin untuk dihindari untuk setiap pekerja maupun para karyawan.

Mengatasi Manajemen Stress Di Tempat Kerja

Pengertian stress saat ini merupakan bagian dari perbendaharaan kata yang sering digunakan oleh manusia sehari-hari. Stress sesungguhnya telah ada sepanjang keberadaan manusia dan timbul sebagai hasil interaksi satu sama lain pada situasi yang sangat bervariasi.

Walaupun stress tidak mungkin dihindari, tidak semua stress bersifat merusak atau mematikan (detrimental). Stress diibaratkan sebagai sebuah "pedang bermata dua" yang mengandung pemahaman bahwa stress di satu sisi bersifat merusak (destructive), karena dapat membuat manusia mengalami kerapuhan secara fisik dan mental (physical and mental breakdowns).

Namun di sisi lain stress justru bersifat membangun (constructive) karena stres dapat berkontribusi secara positif demi kelangsungan suatu organisasi. Stres memungkinkan manusia untuk termotivasi dan menjadi kekuatan pendorong (driving powers) sehingga manusia akan menjadi lebih produktif lagi. Dengan demikian suatu organisasi atau suatu institusi akan dapat mencapai outcomes yang lebih baik bila mampu me-manage stress secara optimal.

Berbagai data mengungkapkan stress dapat terjadi di berbagai organisasi dan lahan kerja. Keberadaan stress tersebut tidak dapat dipungkiri akan berdampak kepada kinerja staf dan lingkungan kerja secara keseluruhan. Sebuah penelitian yang telah dilakukan oleh Yaman mengungkapkan bahwa lebih dari 20% dari anggaran dari institusi pelayanan umum telah dikeluarkan untuk menangani keluhan-keluhan yang berkaitan dengan stress karyawan (occupational stress).

Tanda Gejala Stres

Stres di tempat kerja dapat menimbulkan berbagai konsekuensi pada individu pekerja. Secara fisiologis, pekerja dengan tingkat stres kerja yang tinggi dapat mengalami gangguan fisik seperti halnya akan mengakibatkan sulit tidur, perubahan pada metabolisme, hilang selera makan, perut mual, tekanan darah dan detak jantung meningkat, gangguan pernapasan, sakit kepala, telapak tangan yang berkeringat, dan gatal-gatal.

Secara psikologis, timbul ketidakpuasan kerja yang diikuti dengan adanya tekanan pada emosi seperti cemas, mudah tersinggung atau mudah marah, bad mood, muram, bosan dan sikap kasar. Stres juga bisa berakibat pada perubahan perilaku pekerja, seperti halnya antara lain menurunnya produktivitas, tingkat kehadiran dan komitmen terhadap organisasi.

Mengatasi Mengelola Stress Di Tempat Kerja

Selain itu juga menghasilkan perilaku seperti merokok atau mengkonsumsi minuman keras secara berlebihan, agresivitas dalam berbicara atau bertindak, melakukan hal-hal yang mengganggu di tempat kerja, atau sering ditemukan tidur tempat kerja. Stres yang dialami secara terus-menerus dan tidak terkendali, bisa menyebabkan terjadinya burn-out yaitu kombinasi kelelahan secara fisik, psikis dan emosi.

Kemampuan untuk mengatasinya dapat berarti perbedaan antara keberhasilan atau pun kegagalan. Kita tidak dapat mengendalikan segala sesuatu di lingkungan kerja, tapi itu tidak berarti bahwa kita tidak berdaya. Mencari cara untuk mengelola stres di tempat kerja bukan tentang membuat perubahan besar melainkan tentang fokus pada satu hal yang selalu dalam kendali kita yaitu diri kita sendiri.

Penatalaksanaan Manajemen Pengelolaan Stres

Peran-peran proaktif dalam menanggulangi stress di tempat kerja adalah penting. Berbagai strategi perlu diambil sebagai langkah-langkah yang efektif. Penatalaksanaan dalam meredakan menghilangkan stress yang baik akan meningkatkan lingkungan kerja yang sehat yang dapat dibuktikan dalam bentuk rendahnya angka absensi karyawan, keterlambatan datang, dan penurunan kinerja staf sehingga dengan demikian pelayanan prima (excellence service) akan tercapai.

Adapun beberapa strategi cara tips dalam penatalaksanaan stress (Stress management) yang bisa diterapkan antara lain adalah sebagai berikut :
  1. Pengembangan sebuah kebijakan tentang stress (stress policy) dan memonitor efektifitasnya.
  2. Pelaksanaan sebuah survey untuk mengetahui faktor-faktor penyebab stress di lingkungan kerja.
  3. Pelaksanaan upaya perbaikan design pekerjaan dan lingkungan kerja.
  4. Pelaksanaan perbaikan terhadap pola komunikasi lingkungan kerja agar lebih efektif dan berfokus pada penyelesaian masalah.
  5. Melakukan pertemuan dengan karyawan dalam upaya mendiskusikan berbagai permasalahan yang memungkinkan terjadinya stress.
  6. Mengadakan training tentang penatalaksanaan stress di tempat kerja (occupational stress management) bagi para pimpinan unit kerja sehingga diharapkan mereka dapat lebih sensitive terhadap penyebab-penyebab dan symptom awal dari stress di lingkungan kerja mereka.
  7. Pelaksanaan berbagai kegiatan yang bersifat informal yang merujuk pada tujuan peningkatan upaya relaksasi bagi karyawan, seperti happy hours, afternoon tea, outbound activities, tamasya keluarga.
Jadi penatalaksanaan stress sangat penting untuk diperkenalkan di dalam lingkungan kerja terutama di instansi pelayanan kesehatan. Good stress management akan memungkinkan terciptanya sebuah lingkungan kerja yang nyaman, aman dan sehat sehingga dengan demikian misi dan tujuan instansi pelayanan pada sebuah perusahaan dalam memberikan pelayanan publik dapat dicapai secara optimal.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel