Tips Dan Cara Mendidik Anak

Contoh dan keteladanan orang tua dalam mendidik anak-anak adalah merupakan pondasi awal dalam membangun kepribadian dan tingkah laku anak di kemudian harinya ketika beranjak dewasa baik itu dalam kehidupan sosial bermasyarakat maupun dalam lingkungan kehidupan keluarga dan juga lingkungan pekerjaannya nanti. Karena memang orang tua dituntut bijak dan pinta mendidik anak karena hal ini juga termasuk kewajiban orang tua kepada anak dalama ajaran agama kita.

Termasuk juga mengenai cara mencegah anak menjadi manja, mencegah anak berkata kasar dan tidak sopan serta agar anak tidak berkata bohong terhadap teman-temannya maupun terhadap orang tua dan juga gurunya. Pendidikan agama dan moral pada anak seharusnya ditanamkan semenjak dini, sehingga dalam proses perkembangan dan pertumbuhannya sejalan dengan bertambah usia dan umurnya maka akan mempunyai pegangan landasan yang kuat dalam menjalani kehidupannya sebagai seorang manusia yang mempunyai hubungan bersosial dengan orang lain.

Tips Dan Cara Mendidik Anak

Teladan Kebaikan Kepada Anak


Ada beberapa adab dan tips dalam mendidik anak dalam Islam dan juga teladan baik kepada anak yang bisa dilakukan untuk melakukan pendidikan dan pengajaran akhlak budi pekerti agama dari orang tua kepada anak-anaknya. Berikut beberapa hal cara dan kiat meberikan contoh kebaikan kepada anak-anak yang coba Hamizan Update sajikan antara lain bisa dilakukan dengan cara seperti berikut ini :
  • Ditanamkan semenjak dini untuk rasa cinta untuk membaca Alquran dan buku-buku, terutama hadis-hadis Nabi dan juga pelajaran fikih dan lain-lain. Dia juga harus dibiasakan menghafal nasihat-nasihat yang baik, sejarah orang-orang saleh dan kaum zuhud, mengasah jiwanya agar senantiasa mencintai dan meneladani kebaikan amalan dan budi pekerti mereka. Tentunya hal ini dilakukan dengan cara yang bijak dan disesuaikan dengan usia dan perkembangan mental dan fisik anak-anak kita juga.
  • Membiasakan mengekspresikan rasa kasih sayang kepada anak. Ekspresi kasih sayang orang tua kepada anak bisa diwujudkan dengan memberikan pelukan atau pun sentuhan yang hangat. Ini akan mengajarkan kepada anak bahwasannya dalam kehidupan rumah tangga diperlukan kasih sayang yang tulus serta ikhlas bagi seluruh anggota keluarga. Dan nantinya anak juga akan belajar untuk bisa menyayangi teman-temannya pula. Mengajarkan dan mendidik akan pentingnya manusia untuk saling berkasih sayang kepada siapapun tanpa adanya perbedaan pangkat, jabatan, kaya miskin, status sosial. Karena memang agama islam mengajarkan hal ini juga.
  • Mencontoh ketauladanan keteladanan Rasulullah SAW dalam Kehidupan sehari-hari. Karena Rasululllah adalah sebaik-baik manusia di dunia ini. Maka mencontoh bagaimana Rasulullah mendidik anak-anak, bagaimana kehidupan sehari-hari beliau semuanya adalah berbentuk kebaikan dan contoh terbaik buat kita sebagai umat Beliau. Contoh akhlak yang baik beliau harusnya dicontoh oleh orang tua dalam rangka memberikan pendidikan akhlak agama kepada anak-anak.
Semua hal tersebut diatas bisa kita lakukan setelah kita memberikan juga keteladan dan contoh yang nyata dalam kehidpan sehari-hari kita dalam keluarga. Apalah artinya bila kita menyuruh kebaikan, hal-hal yang positif dan bermanfaat untuk anak-anak kita, akan tetapi kita tidak mencontohkannya secara langsung di depan mata anak kita. Semuanya akan berakhir sebatas mengerti, tetapi tidak memahami dan tidak mempraktekannya.

Mendidik Anak Sejak Dalam Kandungan


Menurut penelitian ilmiah terbaru, anak-anak dapat dididik sejak masih dalam kandungan. Waktu di kandungan, otak dan indra pendengaran anak sudah mulai berkembang. Emosi dan kejiwaan ibu, rangsangan suara yang terjadi di sekitar ibu, makanan yang dikonsumsi oleh ibu akan sangat mempengaruhi perkembangan otak anak dan juga perkembangan mental spiritual anak nantinya di dalam kandungan.

Dalam agama Islam, bahkan mendidik anak dimulai sejak kita memilih pasangan hidup. Hal ini dikarenakan ketika kita memilih pasangan hidup berarti kita telah memilih mau seperti apa anak kita nantinya. Bagaimana akhlak tingkah laku budi pekerti Ayah atau Ibu yang nantinya akan mendidiknya, atau bahkan kemungkinan sifat atau kepandaian seperti apa yang akan dimiliki anak-anak kita.

Islam memperkuat pandangan perlunya pendidikan sebelum kelahirannya. Tidak hanya itu, pendidikan pralahir menurut Islam harus dimulai dari sejak sebelum terciptanya janin.

Hal ini dibuktikan dalam Al-Qur'an dalam beberapa surat dan diantaranya yang yakni :
  1. Penciptaan janin harus berasal dari pasangan yang sah. Bukan hubungan perzinahan (QS Al Isra’ 17:32).
  2. Dalam melakukan hubungan biologis, hendaknya dimulai dengan doa, setidaknya dengan baca basmallah.
  3. Setelah terjadinya proses nuthfah (sperma), berlanjut menjadi ‘alaqah dan kemudian mudghah (segumpal daging) (QS Al Mu’minun 23:12-14), maka dimulailah kehidupan seorang anak dalam rahim.
Lahirnya anak cerdas dan sholeh-sholehah tidak bisa juga ditentukan secara medis maupun kecukupun gizi saja. Keduanya hanyalah faktor pendukung dan yang tak kalah penting adalah dengan disertai pendidikan agama sejak dalam kandungan. Untuk bisa mendapatkan anak yang tumbuh dan berkembang secara sehat fisik dan mental maka dibutuhkan amalan serta metoda pendidikan yang tepat saat dalam kandungan maupun setelah melahirkan.

Cara yang ditempuh dalam metoda pendidikan anak dalam kandungan ini diantaranya yaitu dengan melakukan banyak berdoa, memperdengarkan ayat suci Al-Qur'an dengan cara memperbanyak membacanya dan juga mengajak dialog janin dalam kandungan serta menjaga perilaku ibu selama mengandung dan kehamilan. Dan jangan lupa pula persiapan ibu hamil menjelang persalinan agar proses melahirkannya nanti dapat berjalan dengan lancar dan baik juga.

Menurut perspektif Islam, pendidikan kanak-kanak ialah proses mendidik, mengasuh dan melatih rohani dan jasmani mereka berteraskan nilai-nilai baik yang bersumberkan Al-Quran, Hadis dan pendapat serta pengalaman para ulama. Ia bertujuan melahirkan ”Insan Rabbani” yang beriman, bertakwa dan beramal soleh.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel