SMS Guard Aplikasi Terbaru Anti Sadap SMS

Cara kerja SMS Guard adalah dengan metoda bahwa pesan pendek yang dikirimkan melalui ponsel akan dialihkan ke private server untuk dienkripsi terlebih dulu. Dalam waktu singkat, SMS kemudian dikirimkan kembali dalam bentuk pesan acak ke ponsel penerima dengan metode number masking. Kemudian server akan meneruskan SMS yang sudah terenkripsi tersebut ke nomor tujuan pengguna akhir sesama pelanggan SMS Guard.

Akhirnya smartphone penerima akan mendekrip (mengurai kode) SMS tersebut sehingga kontennya bisa terbaca. Ini adalah aplikasi SMS Guard pada smartphone dan android yang dikenalkan pada ajang pameran Indocomtech 2013 di Jakarta Convention Center (JCC).

Sehingga dengan adanya program anti sadap terhadap SMS (Short Message Service) ini maka apabila ada pihak-pihak tertentu yang berusaha dan juga mencoba menyadap isi percakapan SMS tersebut, maka yang tampak hanyalah kode-kode yang tak bermakna secara bahasa. Satu-satunya pihak yang bisa membuka isi SMS yang ditransmisikan hanyalah pelanggan SMS Guard yang dituju tersebut.

SMS Guard

Aplikasi ini menklaim akan memproteksi pesan singkat di ponsel dengan kemampuan anti sadap, anti audit, dan bahkan anti forensik. SMS Guard dibesut oleh ICK Company. Agung Setia Bakti, Chief Business Officer ICK Company berujar pada Detik.com jika aplikasinya kini masih dalam tahap uji coba karena memang ini adalah sofware terbaru pada telepon pintar maupun pada aplikasi android.

Sementara ini aplikasi ini hanya bisa digunakan pada iPhone dan Android saja. Untuk di Symbian dan BlackBerry, masih tahap uji coba. Tapi tak lama lagi dirilis dan bisa digunakan pada semua jenis smartphone.

Berikut penjelasan dari Sujoko selaku Chief Product Officer ICK Company seperti yang dilansir dari republika.co.id bahwasannya kini, SMS Guard menawarkan fitur antiforensik dan audit untuk menjamin privasi pelanggannya. Fitur ini menjadi menarik karena ditawarkan di tengah merebaknya isu penyadapan yang berkembang saat ini. "Dengan fitur antiforensik, maka jejak digital pengiriman SMS dalam smartphone (ponsel pintar) pelanggan maupun server tidak tampak sehingga analisa dan pengujian eksistensi konten SMS tersebut menjadi sulit atau mustahil untuk dilakukan."

Sedangkan, kata Sujoko, fitur antiaudit merupakan penyimpanan data dalam tiap tahapan proses SMS Guard berbatas waktu dan selalu dalam kondisi terenkrip. Dengan begitu, ungkpa dia, pembuktian fakta sebuah transaksi SMS menjadi sulit untuk dilacak.

"SMS Guard merupakan layanan eksklusif pengamanan SMS anti sadap berbasis private server," papar Sujoko. Menurut dia, layanan itu menjamin privasi pelanggannya untuk saling berkirim pesan SMS secara aman tanpa khawatir kontennya disadap atau diketahui pihak lain yang tidak berkepentingan.

"Lalulintas pesan pendek pelanggan SMS Guard dilindungi dengan teknologi enkripsi (pengacakan data) canggih," cetusnya kembali.

Untuk meningkatkan level privasi pelanggan, SMS Guard juga menerapkan fitur number masking untuk menyamarkan nomor pengirim dan nomor tujuan SMS. Dalam sistem SMS Guard, nomor pengirim dan nomor tujuan turut dienkrip sehingga yang akan terbaca secara kasat mata adalah nomor SMS Center dari SMS Guard. Hanya pihak pengirim dan penerima SMS terkait sajalah yang benar-benar tahu dengan siapa mereka bertukar pesan.

ICK sendiri mengeluarkan tiga paket berlangganan SMS Guard, yakni silver Rp 130 ribu per bulan untuk 100 SMS dengan tingkat keamanan standar, Gold Rp 650 ribu per bulan untuk 500 SMS dengan tingkat keamanan tinggi, dan Platinum Rp 1,3 juta per bulan dengan tingkat keamanan sangat tinggi.

Bisnis Ust. Yusuf Mansur

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel