Penyebab Bayi Menangis Dan Cara Mengatasinya

Cara berkomunikasi bayi adalah memang unik dan sebagai orang tua perlu sekali untuk memahami akan makna arti komunikasi yang dilakukan oleh anak dan bayinya. Salah satu cara yang umumnya dilakukan bayi ketika ingin menyampaikan sesuatu keinginan kepada ibu maupun orang tuanya adalah dengan tanda serta gejala yaitu dengan bayi menangis. Untuk itu para ibu yang baik harus mengetahui akan arti makna tangisan bayi anak tersebut.

Bayi dan balita seringkali menangis adalah bertujuan untuk menarik perhatian orang-orang sekitarnya atau memberitahukan akan sesuatu yang dirasakannya seperti rasa ketidaknyamanan kepada orang terdekatnya. Ada beberapa hal yang bisa merupakan bagian dari penyebab bayi menangis dan rewel yang perlu untuk menjadi perhatian bagi para orang tua.

Penyebab Bayi Menangis Dan Cara Mengatasinya

Mengapa Bayi Menangis


Para ahli dalam bidang psikologi anak mengatakan, bahwasannya selalu ada alasan tujuan bayi itu menangis. Karena memang hal itu yang baru bisa dilakukan oleh seorang bayi ketika akan mengkomunikasikan sesuatu yang sedang dirasakannya karena memang bayi belum bisa berkomunikasi dengan bahasa yang kita mengerti pada umumnya.

Berikut beberapa hal yang bisa menyebabkan seorang bayi anak menangis :

Merasakan Lapar.
Rasa lapar yang dirasakan oleh bayi anak balita tentunya hanya akan bisa dikomunikasikan dengan orang tuanya melalui bahasa tangisan bayi. Rasa lapar inilah yang mendorong seorang bayi menjadi tidak nyaman dan tindakan yang bisa dilakukannya ahanya dengan sebatas tangisan. Tanda-tanda bayi lapar juga perlu menjadi perhatian para ibu. Hal ini bisa ditunjukkan dengan bayi menjadi rewel, bayi terlihat menempelkan jarinya di mulutnya, seringkali mengecapkan bibirnya.

Maka cara tips atasi bayi lapar ini adalah dengan memberikan air susu ibu. Karena memang makanan yang terbaik untuk bayi adalah ASI. Berikan ASI sesering mungkin. Karena dengan memberikan ASI dan membuat bayi kenyang dan nyaman maka kebiasaan menangis anak yang disebabkan oleh rasa lapar bisa diatasi dengan baik. tetpi lani halnya jika ada masalah gangguan dalam pemberian ASI pada diri ibu itu sendiri. Misal saja Air susu ibu tidak keluar maka harus segera dicarikan solusi pemecahannya. Karena memang banyak manfaat keutamaan pemberian ASI ini baik bagi sang ibu maupun bagi sang bayi dan anaknya.

Rasa Tidak Nyaman Pada Bayi.
Rasa ketidaknyamanan yang dirasakan oleh bayi, balita anak pada umumnya diekspresikan dengan cara menangis. Sumber rasa tidak nyaman bayi bisa karena BAB (Buang Air Besar), popok atau pampers yang dikenakannya basah dan sudah kotor atau sebab lainnya.

Cara kiat mengatasi bayi menangis dan rewel ini bisa dilakukan dengan cara mengecek pampers maupun popok yang dipakainya. Pastikan bahwa hal ini memang karena bayi buang air besar atau pampers penuh sehingga harus diganti. Bila kita sudah menemukan sumber ketidaknyamanan yang dirasakannya maka bayi akan berhenti menangis dan tidak menjadi rewel lagi.

Sudah Mangantuk
Jangankan bayi, bila kita orang dewasa saja bila rasa kantuk sudah menyerang dan tidak bisa ditahan tentunya rasa tidak nyaman akan kita rasakan. Apalagi dengan situasi kondisi bayi yang sedang mengantuk. Maka rasa kantuk yang sedang dialami bayi akan diekspresikan dengan bahasa tubuh bayi yaitu rewel maupun dengan tangisan.

Mengatasinya sebagai orang tua, gendonglah sang bayi dan nina bobokan dalam gendongan sang ibu. Bila memang sumber menangis ini disebabkan oleh rasa kantuknya, maka sebentar saja sang bayi akan tertidur lelap dalam gendongan ibunya. Atau bisa juga dibawa ke tempat tidurnya yang nyaman.

Suhu Udara Lingkungan Yang Tidak Bersahabat.
Maksudnya adalah bila suhu di sekelilingnya dirasakan terlalu panas maupun terlalu dingin maka hal ini akan bisa menjadikan faktor penyebab bayi menangis dan rewel yang berkepanjangan.

Mengatasinya ketahui akan faktor penyebab, apakah terlalu panas ataukah terlalu dingin. Bila memang dirasakan suhu udara terlalu dingin bisa orang tua bisa memberikan pakaian yang membuat tubuhnya lebih hangat. Demikian pula dengan sebaliknya.

Merasakan Sakit.
Sakit ini juga merupakan bagiana dari penyebab bayi menangis yang paling banyak selian dari rasa lapar yang dirasakannya. Ada sesuatu ketidaknyaman yang dirasakan di dalam tubuhnya sehingga bayi rewel dan pada akhirnya ditunjukkan dengan bahasa arti makna menangis itu sendiri.

Jika bayi anda terlihat sakit, ukurlah suhu badannya dan konsultasikan dengan dokter keluarga. Anda terutama harus segera memeriksakannya bila dia menolak minum susu, mengalami masalah pernafasan, demam, muntah (gumoh), perut kembung, kejang dan gejala lainnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel